Fungsi menu
DATARI adalah basis data daya tarik wisata daerah: profil desa wisata, daya tarik wisata budaya, daya tarik wisata alam, serta rencana pengembangannya menurut RIPPARDA 2015–2030.
Sub-menu
| Sub-menu | Isi data |
|---|---|
| Desa Wisata | Profil desa wisata, klasifikasi (Rintisan–Mandiri), pokdarwis, jumlah homestay, kunjungan tahunan, potensi, koordinat |
| Daya Tarik Wisata Budaya | Cagar budaya, situs, ritual & tradisi, seni pertunjukan, museum, wisata religi |
| Daya Tarik Wisata Alam | Gunung, telaga/danau, air terjun, kawah, pemandian air panas, bukit/panorama, agrowisata |
| Rencana Pengembangan | Program/kegiatan, sumber dana, pagu & realisasi, progres, output, status |
Cara mengisi data
- Buka menu DATARI pada halaman depan, lalu pilih sub-menu.
- Tekan Tambah Data (muncul bila akun Anda memiliki wewenang; bila belum, Anda tetap dapat
melihat dan mengunduh data). Pendaftaran data juga dapat dilakukan dari dashboard (Data Indikator → DATARI → sub-menu → Tambah).
- Isi kolom bertanda bintang wajib. Kolom latitude/longitude diisi bila lokasi ingin muncul pada
peta sebaran.
- Tekan Simpan Data. Bila ada isian yang kurang tepat, pesan kesalahan ditampilkan di atas
formulir dan data tidak tersimpan.
Yang perlu diperhatikan
- Klasifikasi desa wisata mengikuti standar: Rintisan, Berkembang, Maju, Mandiri.
- Nama desa pada data harus konsisten, karena menjadi penghubung bagi akun Admin Desa Wisata.
- Angka kunjungan wajib menyebutkan tahun data agar dapat dibandingkan antar tahun.
- Total data dan akumulasi angka otomatis muncul pada kartu metrik dan grafik di atas tabel.