Fungsi menu
CEK WIS memuat kesiapan penunjang destinasi: infrastruktur dasar kawasan, sarana prasarana, sarana pariwisata (usaha), data akomodasi beserta tingkat penghunian, dan indikator ekonomi pariwisata.
Sub-menu
| Sub-menu | Isi data |
|---|---|
| Infrastruktur Dasar | Jalan akses, air bersih, listrik, telekomunikasi, drainase, pengelolaan sampah, air limbah beserta kondisi |
| Sarana Prasarana | MCK, tempat ibadah, pusat informasi, gapura, parkir, pos kesehatan, jalur setapak, signage, gazebo, fasilitas difabel |
| Sarana Pariwisata | Hotel, homestay, guest house, restoran, rumah makan, toko cinderamata, biro perjalanan, penyewaan |
| Data Akomodasi & TPK | Jumlah kamar, kamar terjual, tingkat penghunian kamar (TPK), lama menginap (LOS), tamu |
| Ekonomi Pariwisata | Kontribusi terhadap PDRB, jumlah usaha, tenaga kerja, retribusi/PNBP, belanja wisatawan, investasi |
Cara mengisi data
- Pilih sub-menu, lalu Tambah Data.
- Gunakan kolom kondisi secara jujur (Baik / Rusak Ringan / Rusak Sedang / Rusak Berat) karena
menjadi dasar usulan anggaran perbaikan.
- Untuk sarana pariwisata, isi status sertifikasi usaha pariwisata (Ada / Proses / Belum Ada)
sebagai bagian pemenuhan syarat usaha pariwisata.
- Untuk akomodasi, isi tahun data; TPK dapat diisi langsung atau dihitung dari kamar terjual dibagi
kamar tersedia.
Yang perlu diperhatikan
- Volume/jumlah wajib mencantumkan satuan (km, unit, SR, titik, m³/hari, lokasi).
- Data ekonomi pariwisata harus menyebut sumber data (BPS, BPKAD, atau survey sendiri) dan
metodologi pada kolom keterangan.
- Satu baris data = satu objek/lokasi. Jangan menggabungkan beberapa lokasi dalam satu baris agar
peta sebaran dan agregasi tetap benar.